Uncategorized

Melalui Layanan 110, Polres Selayar Sigap Respon Aduan Warga, 6 Anak di Amankan di duga Melakukan Pelemparan Rumah Warga

47
×

Melalui Layanan 110, Polres Selayar Sigap Respon Aduan Warga, 6 Anak di Amankan di duga Melakukan Pelemparan Rumah Warga

Sebarkan artikel ini

Selayar – Tim Gabungan Lintas Fungsi Polres Kepulauan Selayar mengamankan enam anak yang diduga terlibat dalam aksi pelemparan rumah warga setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110. Penanganan dilakukan sebagai respon cepat atas laporan warga terkait gangguan kamtibmas yang terjadi selama dua malam berturut-turut di wilayah Kota Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Keenam anak yang diamankan seluruhnya masih berstatus di bawah umur. Mereka kemudian dibawa ke Mapolres Kepulauan Selayar untuk melakukan pendataan, pelatihan, serta pemeriksaan awal dengan tetap mengedepankan pendekatan perlindungan anak dan prinsip pelatihan.

Dari hasil pemeriksaan awal, sebagian anak mengaku sempat mengonsumsi minuman beralkohol jenis bir sebelum melakukan aksi pelemparan. Keterangan tersebut menjadi perhatian serius pihak kepolisian karena menunjukkan masih adanya akses anak-anak terhadap minuman beralkohol yang berpotensi mempengaruhi perilaku dan keputusan pengambilan mereka.

Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, SIK, SH, M.Tr.Mil., mengatakan bahwa peristiwa tersebut menjadi alarm bagi seluruh elemen masyarakat untuk lebih serius melindungi anak-anak dari pengaruh negatif lingkungan, khususnya minuman keras.

“Kami diketahui sangat prihatin karena anak-anak yang seharusnya berada dalam pengawasan dan pelatihan justru terlibat dalam tindakan yang mengganggu mengganggu masyarakat. Yang lebih memprihatinkan lagi, dari hasil pemeriksaan sebagian dari mereka telah mengonsumsi minuman beralkohol sebelum kejadian. Ini menunjukkan bahwa persoalan miras tidak hanya berdampak pada orang dewasa, tetapi juga sudah menyentuh generasi muda kita,” ujar Kapolres.

AKBP Didid Imawan menegaskan bahwa minuman keras dapat mempengaruhi cara berpikir, pengendalian emosi, dan kemampuan seseorang dalam mengambil keputusan sehingga berpotensi mendorong lahirnya tindakan-tindakan yang merugikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *