TNI POLRI

Polres Parepare Tertibkan Calo Tiket di Pelabuhan Nusantara, Tujuh Orang Didata

6
×

Polres Parepare Tertibkan Calo Tiket di Pelabuhan Nusantara, Tujuh Orang Didata

Sebarkan artikel ini

PAREPAREPolres Parepare bergerak cepat menertibkan praktik calo tiket penumpang yang meresahkan masyarakat di kawasan Pelabuhan Nusantara Parepare, Jumat (11/9/2026) malam.

Penertiban tersebut dilakukan setelah Kapolsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) memberikan perintah langsung kepada Kanit Reskrim untuk segera mengambil langkah terhadap aktivitas calo yang dinilai dapat merugikan calon penumpang.

Menindaklanjuti perintah tersebut, Kanit Reskrim Polsek KPN Polres Parepare Ipda Fahrul Nurdin, S.H., bersama personel langsung bergerak ke area Pelabuhan Nusantara, Jalan Andi Cammi, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Kegiatan penertiban berlangsung sekitar pukul 22.00 Wita dengan menyasar sejumlah titik yang menjadi lokasi aktivitas para calo, termasuk kawasan terminal dan area pelayanan penumpang.

Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Parepare menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut dari Pelabuhan Nusantara Parepare.

Polres Parepare Cegah Penumpang Jadi Korban Calo

Praktik percaloan tiket menjadi perhatian kepolisian karena berpotensi menimbulkan berbagai persoalan. Selain menawarkan tiket dengan harga lebih tinggi dari tarif resmi, calon penumpang juga berisiko mendapatkan tiket yang tidak sesuai dengan data perjalanan.

Dalam kondisi tertentu, penumpang bahkan dapat mengalami kerugian karena tiket atau identitas perjalanan yang diperoleh melalui jalur tidak resmi tidak tercatat dalam sistem sebagaimana mestinya.

Karena itu, Polsek KPN Polres Parepare melakukan pengawasan sekaligus pendataan terhadap orang-orang yang diduga menjalankan aktivitas percaloan di kawasan pelabuhan.

Berdasarkan hasil kegiatan, sedikitnya tujuh orang dilakukan pendataan oleh personel Polsek KPN.

Pendataan tersebut menjadi langkah awal kepolisian untuk memetakan aktivitas percaloan sekaligus memberikan peringatan agar praktik yang merugikan pengguna jasa pelabuhan tidak terus berlangsung.

Kapolsek Perintahkan Kanit Reskrim Bergerak Cepat

Respons tersebut menunjukkan bahwa persoalan keamanan dan ketertiban di kawasan Pelabuhan Nusantara menjadi perhatian Polres Parepare.

Kapolsek KPN memerintahkan Kanit Reskrim untuk segera melakukan penertiban setelah aktivitas para calo dinilai mulai meresahkan calon penumpang.

Perintah tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan kehadiran personel di lapangan untuk melakukan pengawasan, memberikan pembinaan, serta mendata pihak-pihak yang ditemukan menjalankan aktivitas percaloan.

Kapolsek KPN menegaskan bahwa kawasan pelabuhan harus menjadi ruang yang aman bagi masyarakat dan terbebas dari praktik yang dapat merugikan penumpang.

“Kami tidak ingin masyarakat yang hendak bepergian justru menjadi korban karena membeli tiket melalui jalur tidak resmi. Personel kami akan terus melakukan pengawasan dan mengambil tindakan sesuai ketentuan apabila ditemukan praktik yang merugikan atau mengarah pada tindak pidana,” tegasnya.

Polsek KPN juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah menerima tawaran tiket dari pihak yang tidak memiliki kewenangan resmi.

Calon penumpang dianjurkan membeli tiket melalui loket resmi atau kanal penjualan yang telah ditentukan oleh operator kapal.

Calo Berpotensi Rugikan Penumpang

Kepolisian menilai praktik calo tidak hanya berkaitan dengan persoalan harga tiket. Aktivitas tersebut juga dapat membuka ruang bagi terjadinya penipuan, pemalsuan data, hingga intimidasi terhadap calon penumpang.

Tiket yang dibeli melalui calo berisiko tidak sesuai dengan tarif resmi. Dalam situasi tertentu, calon penumpang juga dapat mengalami masalah ketika proses pemeriksaan karena data tiket tidak tercatat sesuai dengan sistem perjalanan.

Selain kerugian materi, persoalan tersebut dapat membuat calon penumpang kehilangan waktu dan kesempatan untuk melakukan perjalanan.

Karena itu, Polres Parepare melalui Polsek KPN mendorong masyarakat lebih berhati-hati dan tidak tergiur tawaran tiket dari pihak yang menjanjikan kemudahan di luar prosedur resmi.

Pengawasan Akan Terus Dilakukan

Penertiban pada Jumat malam tersebut bukan sekadar kegiatan sesaat. Personel Polsek KPN diarahkan untuk terus melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah titik yang dianggap rawan menjadi tempat aktivitas calo.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kawasan Pelabuhan Nusantara tetap kondusif, terutama pada saat terjadi peningkatan mobilitas penumpang.

Polsek KPN juga membuka kemungkinan melakukan tindakan lebih tegas apabila dalam pemeriksaan ditemukan unsur pemerasan, penipuan, intimidasi, atau perbuatan lain yang memenuhi unsur pidana.

Polres Parepare menegaskan bahwa penertiban dilakukan untuk melindungi masyarakat, bukan semata-mata mengosongkan kawasan pelabuhan dari aktivitas tertentu.

Dengan pengawasan yang lebih intensif, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan perjalanan secara transparan, aman, dan sesuai prosedur.

Polres Parepare juga mengimbau calon penumpang agar tidak membeli tiket dari pihak yang tidak jelas kewenangannya. Jika menemukan dugaan praktik percaloan, pungutan liar, pemerasan, atau tindakan yang meresahkan di kawasan pelabuhan, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada petugas kepolisian.

Langkah cepat Polsek KPN tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa Polres Parepare tidak akan membiarkan praktik yang berpotensi merugikan masyarakat berlangsung bebas di kawasan Pelabuhan Nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *