TNI POLRI

Gangguan Kamtibmas Terendah di Sulsel, Kapolres: Langkah Preventif dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci

14
×

Gangguan Kamtibmas Terendah di Sulsel, Kapolres: Langkah Preventif dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci

Sebarkan artikel ini

Kep. Selayar- Upaya Polres Kepulauan Selayar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menunjukkan hasil positif. Dalam Anev Mingguan Situasi Kamtibmas Terkini Jajaran Polda Sulsel yang dipimpin Wakapolda Sulsel melalui zoom meeting, Senin (24/8/2026), Polres Kepulauan Selayar tercatat sebagai wilayah dengan jumlah gangguan kamtibmas terendah pada periode 16 hingga 22 Agustus 2026.

Anev yang berlangsung mulai pukul 10.30 WITA tersebut diikuti Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.IK., S.H., M.Tr.Mil., bersama Wakapolres Kompol Kaharuddin, S.H., S.E., M.M., para pejabat utama Polres serta sejumlah Kapolsek dan pejabat terkait.

Dalam pemaparan situasi kamtibmas jajaran Polda Sulsel berdasarkan data aplikasi DORS, Polres Kepulauan Selayar mencatat lima kasus gangguan kamtibmas pada minggu ketiga Agustus 2026, periode 16 hingga 22 Agustus.

Angka tersebut turun dari delapan kasus pada minggu sebelumnya, periode 9 hingga 15 Agustus 2026. Dengan demikian, terjadi penurunan sebanyak tiga kasus atau sekitar 38 persen.

Capaian tersebut menempatkan Polres Kepulauan Selayar pada posisi terendah dalam pemetaan gangguan kamtibmas jajaran Polres Polda Sulsel pada periode tersebut.

Bagi jajaran Polres Kepulauan Selayar, capaian tersebut menjadi salah satu indikator positif dari upaya pemeliharaan kamtibmas yang selama ini dilakukan dengan mengedepankan langkah preventif dan deteksi dini.

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.IK.,S.H.,M.Tr.Mil mengatakan, menjaga situasi kamtibmas bukan hanya dilakukan dengan bertindak setelah gangguan terjadi, tetapi bagaimana potensi gangguan dapat diketahui dan dicegah sedini mungkin.

“Langkah preventif terus kita kedepankan. Anggota harus hadir di tengah masyarakat, melakukan patroli, deteksi dini dan membangun komunikasi dengan masyarakat, sehingga potensi gangguan dapat dicegah sebelum berkembang,” ujar AKBP Didid Imawan.

Menurutnya, angka gangguan kamtibmas yang rendah tidak boleh membuat jajaran lengah. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk mempertahankan situasi yang telah kondusif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sejak memimpin Polres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan mendorong penguatan kegiatan kepolisian yang bersifat preventif. Patroli dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dilakukan pada waktu dan lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan, termasuk kawasan pusat aktivitas masyarakat, ruang publik, objek vital dan lokasi yang menjadi titik berkumpulnya warga.

Selain patroli, jajaran juga diarahkan memperkuat deteksi dini, pembinaan masyarakat serta komunikasi dengan berbagai elemen. Persoalan yang muncul di tengah masyarakat diupayakan dapat ditangani sejak awal melalui pendekatan yang proporsional agar tidak berkembang menjadi konflik maupun gangguan kamtibmas yang lebih besar.

Pendekatan tersebut berjalan beriringan dengan penegakan hukum terhadap berbagai bentuk gangguan keamanan, termasuk penyalahgunaan narkotika, peredaran minuman keras, balapan liar, tindak pidana umum maupun berbagai pelanggaran di wilayah perairan.

Karakter Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai daerah kepulauan juga menjadi perhatian dalam strategi pemeliharaan kamtibmas. Pengawasan dan patroli wilayah perairan diperkuat melalui jajaran Satuan Polisi Perairan dan Udara, dengan membangun koordinasi bersama TNI, pemerintah daerah, instansi terkait serta masyarakat pesisir.

Kapolres menilai, kondisi kamtibmas yang relatif terkendali tidak dapat dilepaskan dari peran masyarakat Selayar yang turut menjaga keamanan lingkungannya.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungannya, menyampaikan informasi dan menyelesaikan persoalan secara baik juga sangat menentukan,” jelasnya.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam mempertahankan situasi keamanan di wilayah hukum Polres Kepulauan Selayar.

Capaian yang kembali terlihat dalam Anev Mingguan Situasi Kamtibmas Jajaran Polda Sulsel tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa upaya pencegahan memiliki peran penting dalam menekan potensi gangguan.

Penurunan dari delapan menjadi lima kasus dalam satu minggu, atau sebesar 38 persen, menjadi catatan positif bagi jajaran Polres Kepulauan Selayar. Namun, capaian tersebut tidak dipandang sebagai alasan untuk mengurangi kewaspadaan.

Sebaliknya, hasil Anev menjadi bahan evaluasi bagi seluruh jajaran untuk terus mempertahankan pola pemeliharaan kamtibmas yang mengedepankan kehadiran polisi, patroli, deteksi dini, pelayanan masyarakat, penegakan hukum serta sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Yang paling penting bukan hanya bagaimana kita menangani perkara, tetapi bagaimana kita mencegah agar gangguan itu tidak terjadi. Kita akan terus menjaga komunikasi dan sinergi dengan masyarakat,” kata Kapolres.

Dengan strategi tersebut, Polres Kepulauan Selayar berkomitmen mempertahankan situasi keamanan yang kondusif sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi setiap potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Kepulauan Selayar.

(HUMAS POLRES)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *