TNI POLRI

KAPOLRES JENEPONTO TINJAU LOKASI KEBAKARAN DI BINAMU DAN SALURKAN BANTUAN KEPADA KORBAN

8
×

KAPOLRES JENEPONTO TINJAU LOKASI KEBAKARAN DI BINAMU DAN SALURKAN BANTUAN KEPADA KORBAN

Sebarkan artikel ini

JENEPONTO – Kapolres Jeneponto AKBP Haryo Basuki, S.I.K., M.I.K turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Lingkungan Balang Toa, Kelurahan Balangtoa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Kamis 27 Agustus 2026 pukul 06.00 WITA.

Kunjungan tersebut dilakukan kurang dari 12 jam setelah kebakaran yang menghanguskan 3 unit rumah panggung milik warga pada Rabu, 26 Agustus 2026 sekitar pukul 18.10 WITA.

Tiga rumah yang terbakar masing-masing milik Aiptu Eko Wahyudianto, 51 tahun, anggota Polres Jeneponto, Bapak Bangsawan, 63 tahun, petani, dan Dr. Sudirman Sappara, 48 tahun, Dewan Pengawas PDAM Kab. Jeneponto.

Berdasarkan data sementara, total kerugian materil akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp700.000.000. Rinciannya, milik Aiptu Eko Wahyudianto Rp150.000.000, milik Bapak Bangsawan Rp300.000.000, dan milik Dr. Sudirman Sappara Rp250.000.000. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Dalam kunjungannya, Kapolres Jeneponto mengecek situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Binamu sekaligus menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada korban terdampak.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus memberikan dukungan moril dan materiil kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar AKBP Haryo Basuki di sela-sela kegiatan.

Kapolres juga mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya terkait instalasi listrik. Dari hasil olah TKP awal, kebakaran diduga kuat disebabkan korsleting arus pendek.

Sementara itu, warga mengapresiasi kepedulian dan respon cepat Kapolres Jeneponto di lokasi kejadian.

“Terima kasih Bapak Kapolres sudah datang langsung. Bantuan ini sangat membantu kami di tengah musibah ini,” kata salah satu korban.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kebakaran dinyatakan aman dan kondusif. Pihak kepolisian bersama pemerintah setempat dan warga telah melakukan langkah-langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *