SELAYAR – Polres Kepulauan Selayar menyiapkan pengamanan menyeluruh untuk menyambut kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. H. Andi Amran Sulaiman, S.E., M.M., bersama Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman, S.T., dalam rangka Launching Program Gerakan Menanam Lima Juta Pohon Kelapa (GEMERLAP) yang akan digelar pada Sabtu, 15 November 2025 di kawasan Koko Lohe, Kecamatan Buki, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Persiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, S.I.K., S.H., M.Tr.Mil., saat memimpin apel pagi di halaman Mapolres Kepulauan Selayar, Selasa (11/11/2025) pukul 08.00 WITA. Apel diikuti para Kabag, Kasat, perwira, bintara, dan ASN lingkup Polres Kepulauan Selayar.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa pengamanan kunjungan Menteri Pertanian dan Gubernur Sulsel akan dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan koordinasi dan kesiapan personel di semua lini.
“Dalam rangka kunjungan Menteri Pertanian yang dijadwalkan tiba pada Sabtu, 15 November 2025, kita persiapkan untuk Pam VVIP, Patwal, Pamtup, dan Pamka. Kabag Ops segera buat sprint dan lakukan plotting personel. Kita maksimalkan, ini bentuk tanggung jawab kita terhadap pejabat negara yang datang sekaligus bentuk dukungan terhadap program strategis Pemerintah Daerah, yaitu GEMERLAP. Mari bersama-sama kita sukseskan,” tegas Kapolres.
Sebagai informasi, kegiatan Launching Program GEMERLAP akan diawali dengan penjemputan Menteri Pertanian RI, Gubernur Sulsel, dan tamu VVIP lainnya di Lapangan Pemuda Benteng. Selanjutnya rombongan akan disambut dengan pengalungan bunga dan Tari Panruppai di lokasi acara, sebelum memasuki sesi seremoni utama di Koko Lohe.
Berdasarkan rundown kegiatan, seremoni akan dimulai pukul 08.30 WITA dengan rangkaian acara: tarian pembuka A’lampareng, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, dan pemutaran video profil GEMERLAP. Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, dijadwalkan memberikan laporan pelaksanaan, disusul sambutan Gubernur Sulawesi Selatan dan Menteri Pertanian RI.












