Hukum Dan Kriminal

Police Goes to Pondok Pesantren, Satlantas Polres Luwu Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

16
×

Police Goes to Pondok Pesantren, Satlantas Polres Luwu Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

Luwu – Dalam upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda, Satlantas Polres Luwu kembali menggelar program Police Goes to Pondok Pesantren di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Nurul Jannah Banawa, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan edukasi tersebut merupakan program rutin Satlantas Polres Luwu yang menyasar para santri di pondok pesantren sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sejak usia pelajar.

Dalam kegiatan tersebut, para santri mendapatkan berbagai materi terkait keselamatan berlalu lintas, mulai dari etika berlalu lintas, gambaran situasi lalu lintas di Kabupaten Luwu, peran santri dalam menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di kalangan remaja, hingga diskusi mengenai berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas yang kerap terjadi. Kegiatan juga berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman (sharing hearing).

Materi disampaikan oleh Kaurmintu Satlantas Polres Luwu, Aiptu Muhammad Saqrawi, S.An., bersama Kanit Kamsel Satlantas Polres Luwu, Aipda Rudy Salam, S.H., yang mengajak para santri untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Mewakili Kasat Lantas Polres Luwu, AKP H. Alwi, S.Pd., M.Si., disampaikan bahwa pendidikan keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan dan pondok pesantren.

“Melalui program Police Goes to Pondok Pesantren, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa tertib berlalu lintas merupakan bagian dari akhlak dan tanggung jawab sebagai warga negara. Kami berharap para santri dapat menjadi teladan sekaligus agen perubahan dalam mengajak keluarga, teman, dan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana edukatif, interaktif, serta mendapat antusiasme tinggi dari para santri yang aktif mengikuti setiap sesi penyampaian materi hingga diskusi.

Melalui pendekatan humanis dan edukatif seperti ini, Satlantas Polres Luwu terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak dini.

Sejalan dengan semangat Polri untuk Masyarakat, kehadiran Polri di lingkungan pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi mewujudkan jalan yang aman dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *