Palopo — Polres Palopo berhasil mengamankan jalannya aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026 di Jalan Poros A. Djemma, tepatnya di depan Kantor Wali Kota Palopo.
Aksi yang digelar oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Buruh (AMPUH) tersebut berjalan dengan tertib dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.
Massa aksi menyuarakan berbagai tuntutan, di antaranya penolakan sistem outsourcing, tuntutan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang layak, hingga isu-isu daerah seperti evaluasi Wali Kota serta pembayaran tunggakan upah bagi P3K paruh waktu.
Selain itu, para demonstran juga menyoroti pentingnya perlindungan hak pekerja, penghentian praktik upah murah dan lembur tanpa bayaran, serta mendesak penerbitan Peraturan Wali Kota yang berpihak pada buruh.
Mereka juga meminta pengawasan ketat dari Dinas Tenaga Kerja terhadap perusahaan, termasuk persoalan status kerja yang tidak jelas dan dugaan penahanan ijazah oleh pihak perusahaan.
Sebelum bergerak ke Kantor Wali Kota Palopo, massa aksi terlebih dahulu melakukan orasi di sejumlah titik, di antaranya di lampu merah Lapangan Gaspa Palopo dan kawasan Islamic Centre.
Aksi kemudian dilanjutkan ke depan Kantor Wali Kota dan diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Palopo, didampingi Kabag Ops Polres Palopo, Kompol Jon Paerunan, bersama Kasikum Polres Palopo, Iptu Nurdin.
Dalam pengamanan kegiatan tersebut, Polres Palopo menurunkan sebanyak 147 personel gabungan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan aksi May Day di Kota Palopo dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Personel kami melaksanakan pengamanan dengan mengedepankan pendekatan humanis serta tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum,” ujar AKP Marsuki.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan ini tidak lepas dari kerja sama semua pihak, termasuk peserta aksi yang tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Dengan pengamanan yang optimal, situasi kamtibmas di wilayah Kota Palopo selama peringatan May Day tetap terjaga dalam keadaan aman dan terkendali.***












