WAJO – Jajaran Polres Wajo meresmikan sumur bor di Lingkungan Bantouse, Kelurahan Pinceng Pute, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Pembangunan fasilitas tersebut dilakukan sebagai upaya membantu masyarakat yang terdampak kemarau panjang dan mengalami krisis air bersih.
Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendra Jaya mengatakan, pembangunan sumur bor merupakan tindak lanjut dari arahan Polda Sulawesi Selatan untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau berkepanjangan.
“Ini merupakan arahan dari Polda Sulsel yang kemudian ditindaklanjuti oleh Polres Wajo untuk membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih,” ujar Douglas.
Menurut Douglas, sedikitnya 20 kepala keluarga atau sekitar 200 jiwa terdampak krisis air bersih di wilayah tersebut.
Kondisi itu terjadi setelah sumber air yang selama ini digunakan warga mengalami kekeringan akibat musim kemarau.
Dengan adanya sumur bor tersebut, masyarakat kini dapat memanfaatkan sumber air melalui jaringan pipa yang dialirkan langsung ke rumah-rumah warga.
Douglas berharap fasilitas air bersih tersebut dapat dimanfaatkan sekaligus dirawat bersama oleh masyarakat.
“Semoga sumur bor ini bisa memberikan manfaat bagi warga,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih, khususnya warga yang terdampak kekeringan.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih. Semoga sumur bor ini bisa memberikan manfaat bagi warga,” ujar Douglas.
Pembangunan sumur bor tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian jajaran kepolisian dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dan kesulitan memperoleh air bersih di Kabupaten Wajo.
humas












