Hukrim

Wakapolres Majene Hadiri FGD di Unsulbar, Bahas Tantangan Keamanan dan Peran Masyarakat

8
×

Wakapolres Majene Hadiri FGD di Unsulbar, Bahas Tantangan Keamanan dan Peran Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Polres Majene — Wakapolres Majene, Kompol Andri Aryansyah, S.I.K menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Transformasi Tantangan Keamanan dan Peran Masyarakat Dalam Menjaga Harmoni Sosial” yang digelar di Ruang Perpustakaan Universitas Sulawesi Barat, Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Selasa (5/5/26).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara aparat kepolisian, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat dalam membahas dinamika keamanan yang terus berkembang serta pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor III Unsulbar Dr. H. Muhammad Jamil Barambangi, M.Pd, PS. Kasubbag Pakat Kerma Ro Ops Polda Sulbar AKP Suratmo, Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Ilmu Hukum, Kabag SDM Polres Majene, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, Kasi Humas, Kanit Bhabinkamtibmas Polres Majene, serta tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Wakapolres Majene menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Melalui kegiatan pusat studi kepolisian ini, kita semua baik tokoh agama, masyarakat, adat, perempuan maupun mahasiswa dapat memberikan saran dan masukan yang konstruktif guna membantu kepolisian menjadi lebih baik ke depannya,” ujar Kompol Andri Aryansyah.

Ia juga menambahkan bahwa forum seperti ini menjadi wadah strategis bagi kepolisian untuk melakukan evaluasi dan pembenahan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

“Ini juga menjadi media bagi kami untuk berbenah dalam mengambil langkah dan tindakan kepolisian ke depan, agar lebih adaptif dan responsif terhadap tantangan yang ada,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia berharap sinergi yang terbangun melalui forum diskusi tersebut dapat memperkuat upaya pencegahan tindak pidana serta meminimalisir gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Majene.

Dengan terselenggaranya FGD ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi dan komitmen bersama dalam menjaga harmoni sosial, sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Palopo — Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres…