MAJENE – Semarak peringatan Hari Jadi Majene ke-481 semakin terasa melalui gelaran Pawai Budaya yang berlangsung meriah di Kabupaten Majene, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Majene Kompol Muh. Akhir Anwar yang bahkan ikut ambil bagian dalam iring-iringan pawai.
Hal menarik terlihat saat Kompol Muh. Akhir Anwar menggunakan Bendi, salah satu kendaraan tradisional khas Mandar yang masih menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat. Dengan menaiki kendaraan tradisional tersebut, Wakapolres Majene menyatu bersama peserta pawai sekaligus menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.
Pawai Budaya ini diikuti berbagai unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Majene, serta para siswa-siswi sekolah dasar yang tampil dengan beragam pakaian dan atraksi budaya. Kehadiran para peserta membuat suasana sepanjang rute pawai semakin semarak dan penuh warna.
Kegiatan mengambil titik start di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene dan selanjutnya bergerak mengikuti rute yang telah ditentukan. Antusiasme masyarakat turut terlihat dengan banyaknya warga yang menyaksikan jalannya pawai di sepanjang rute.
Keterlibatan Wakapolres dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap peringatan Hari Jadi Majene, tetapi juga mencerminkan kedekatan Polri dengan masyarakat serta komitmen untuk ikut menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya lokal.
Melalui momentum Hari Jadi Majene ke-481, semangat kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, pelajar, dan masyarakat pun semakin terasa. Pawai Budaya menjadi salah satu ruang untuk mengenalkan warisan budaya Mandar kepada generasi muda sekaligus memperkuat rasa bangga terhadap identitas daerah.












