Pendidikan

Cegah Stunting, Mahasiswa KKN Angkatan 77 Gelar Pelatihan UMKM Nugget Tempe Kelor di Desa Rompegading

82
×

Cegah Stunting, Mahasiswa KKN Angkatan 77 Gelar Pelatihan UMKM Nugget Tempe Kelor di Desa Rompegading

Sebarkan artikel ini

MAROS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 77 mengadakan pelatihan pembuatan nugget tempe kelor sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Kamis (29/8/2025).
Pelatihan yang menargetkan ibu rumah tangga, pelaku UMKM, dan kader kesehatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan setelah mahasiswa melakukan observasi kondisi di desa setempat.
Kegiatan tersebut menghadirkan Penanggung Jawab Gizi Puskesmas Cenrana, Musniar Muhusini, SKM, sebagai pemateri utama. Ia menyampaikan materi tentang “Pencegahan Stunting Pada Anak Melalui 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)”.
“Nugget kelor tempe merupakan inovasi yang bagus, melihat Desa Rompegading merupakan salah satu desa dengan kasus stunting yang cukup tinggi,” ujar Musniar dalam paparannya.
Kegiatan tidak hanya bersifat teoritis, namun juga praktik langsung pembuatan nugget kelor tempe di hadapan masyarakat. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan produk inovatif yang kaya gizi ini.
Koordinator Desa KKN UIN Alauddin Makassar di Desa Rompegading menyambut baik program ini dan mengapresiasi kerja sama yang terjalin. “Alhamdulillah program kerja mahasiswa KKN berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Pelatihan pembuatan nugget tempe kelor ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu di desa kami, terutama dalam upaya mencegah stunting pada anak-anak,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. “Kami berharap setelah pelatihan ini, masyarakat dapat mengembangkan usaha nugget tempe kelor sebagai sumber penghasilan tambahan sekaligus menyediakan makanan bergizi untuk keluarga,” lanjutnya.
Program ini diharapkan dapat memberikan alternatif makanan bergizi bagi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru. Tempe sebagai sumber protein nabati yang dikombinasikan dengan daun kelor yang kaya vitamin dan mineral dinilai tepat sebagai solusi pencegahan stunting.
Desa Rompegading memang tercatat sebagai salah satu wilayah dengan angka stunting yang perlu mendapat perhatian khusus. Melalui program KKN ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka stunting di daerah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *